Keputusan Wasit dan 8 Gol Bersejarah Penuh Kontroversi di Event Piala Dunia FIFA

26
Keputusan Wasit dan 8 Gol Kontroversi di Piala Dunia FIFA Paling Bersejarah
Ilustrasi Wikiwindu / Jii Libranto

Wikiwindu – Gol kontroversi di Piala Dunia. Event sepakbola terbesar yang di helat setiap 4 tahun telah usai. Selama gelaran tersebut banyak sekali momen bersejarah Piala Dunia FIFA 2018 yang akan dikenang seluruh penggemar sepakbola.

32 Negara yang lolos dari berbagai benua bertarung untuk memperebutkan tropi liga terbesar di bidang olahraga sepakbola tersebut.

Selama satu bulan penuh para pemain bola profesional sejenak menanggalkan jersey klub masing-masing untuk membela negaranya. Prancis akhirnya lolos sebagai juara Piala Dunia FIFA ke-21 setelah berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4 – 2 di Stadion Luzhniki, Moskow.

Untuk menyegarkan kembali memori para pecinta olahraga sepakbola dari mulai kejadian unik, menarik hingga kontroversial di gelaran Piala Dunia, berikut ini kami bagikan khusus buat kamu 8 Gol kontroversi di Piala Dunia FIFA yang disahkan wasit versi Wikiwindu Lifestyle.

8Diego Maradona Hand of God

Gol kontroversi di Piala Dunia ini terjadi pada pertandingan perempat final antara Argentina dan Inggris pada Piala Dunia FIFA 1986 yang digelar di Meksiko. Pada saat itu Argentina menang dengan skor 2 – 1 dan dua gol tersebut dipersembahkan oleh Diego Maradona.

Proses pencetakan gol tersebut mungkin merupakan momen yang paling diingat di sejarah dunia sepakbola. Pada menit ke 51, Maradona mencetak gol dengan menggunakan tangan yang hingga kini dikenal sebagai ‘Gol Tangan Tuhan‘.

Wasit tidak melihat jelas kejadian tersebut karena Maradona melakukannya saat berebut bola di udara dengan penjaga gawang Inggris Peter Shilton. Meskipun para pemain Inggris melakukan protes, wasit tetap berpegang kepada keputusan awal, yaitu gol.

7Phantom Goal Panama

Gol kontroversi di Piala Dunia ini terjadi kala Panama harus melawan Kosta Rica pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 yang digelar pada tanggal 11 Oktober 2017. Panama tertinggal satu angka setelah Jones Venages mencetak gol untuk Costa Rica pada menit ke 36.

Panama menyamakan kedudukan setelah assist Godoy kepada Gabriel Torres di depan gawang Costa Rica di anggap sah sebagai gol oleh wasit. Dari tayangan ulang di televisi terlihat bola sama sekali tidak masuk kedalam gawang dan bahkan menyentuh garis gawang pun tidak.

Pada saat itu memang pandangan wasit ditutupi setidaknya 4 pemain Costa Rica dan 2 pemain Panama termasuk Torres yang sedang dalam posisi telungkup karena jatuh setelah berebut bola dengan pemain lawan.

Gol tersebut membangkitkan semangat para pemain Panama hingga akhirnya comeback di menit ke 88 saat Roman Torres mencetak gol hasil umpan dari Tejada. Hasil tersebut membuat Panama menemani Costa Rica lolos babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018.

Baca Ini Juga:
  8 Mobil Dinas Kepresidenan Indonesia Dari Masa Ke Masa

Tidak hanya itu, hasil tersebut juga menutup harapan dan mengharuskan Amerika Serikat absen dari gelaran Piala Dunia FIFA sejak tampil reguler dari tahun 1986.

Dikutip dari laman THE SUN, Juru bicara Tim sepakbola Amerika Serikat Michael Kammarman mengatakan bahwa mereka tidak akan melakukan banding karena merasa tidak ada jalan keluar dan keputusan wasit sudah final.

6Geoff Hurst Phantom Goal

Gol kontroversi di Piala Dunia berikutnya terjadi kala pertandingan final Piala Dunia ke-8 antara Inggris dan Jerman pada tahun 1966 di Wembley Stadium, Inggris.

Geoff Hurst merupakan aktor kemenangan Inggris di laga ini dengan mencetak 3 gol dan membawa Inggris menang 4-2 melawan Jerman (West Jerman) sekaligus mempersembahkan  tropi Piala Dunia pertama Inggris.

Pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan setelah waktu normal habis dan kedudukan seri 2-2. Gol ketiga terjadi pada menit ke 11 babak tambahan pertama. Bobby Charlton memberikan umpan lambung ke arah kotak pinalti dan bola diamankan oleh Geoof Hurst.

Setelah mendapatkan bola, Geoff Hurst mengarahkan tendangan keras ke arah gawang dan mengarah ke sisi atas tiang gawang dan memantul kembali ke sisi garis gawang. Wasit Gottfried Dienst yang memimpin pertandingan terlihat berlari kearah hakim garis Tofiq Bahramov.

Dalam tayangan video, hakim garis begitu yakin kalau gol itu sah. Akhirnya wasit meniup peluit dan memutuskan gol tersebut sah.

5Tevez Offside Goal

Gol kontroversi di Piala Dunia berikutnya terjadi saat gelaran partai babak 16 besar Piala Dunia 2010 antara Argentina  dan Meksiko. Pada pertandingan tersebut Carlos Tevez terlihat mengejar umpan dari Lionel Messi tetapi bola lebih dulu ditangkap oleh kipar Meksiko.

Sayangnya bola tersebut lepas dan Lionel Messi dengan sigap menendang bola melambung diatas kipar Meksiko. Carlos Tevez yang melihat bola datang kearah kepalanya langsung mengambil ancang-ancang dan menyundul bola ke arah gawang.

Setelah itu Tevez melihat wasit untuk memastikan apakah golnya disahkan atau tidak. Ternyata wasit mengesahan gol tersebut. Carlos Tevez mengakui bahwa ia memang berada dalam posisi offside, tetapi selama wasit mengatakan itu gol, maka ia dan timnya menerima keputusan tersebut. Seperti yang dikutip dari TheGuardian.

Baca Ini Juga:
  8 Film yang Tayang di Bioskop Bulan Juli 2018

4Thierry Henry Le Hand of God

Sebutan tangan Tuhan tidak hanya disematkan kepada Diego Maradona. Thierry Henry yang terkenal sebagai pemain yang sangat fair-play kala bertanding di lapangan hijau juga sempat mendapatkan julukan Le Hand of God.

Aksi kontroversial tersebut terjadi saat ronde kedua babak kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Prancis melawan Irlandia pada November 2009.

Thierry Henry yang sedang berada di area kotak pinalti berusaha meredam bola yang diumpan jauh oleh pemain Prancis dari tengah lapangan. Bola tersebut akhirnya tidak jadi keluar dari lapangan pertandingan tetapi memantul ke kaki kanan Henry.

Kaki Thierry Henry dengan sigap menendang bola tersebut ke arah William Gallas hingga kepala Gallas menyundul bola kearah gawang dan berbuah gol. Para pemain Irlandia yang melakukan protes tidak mengubah keputusan wasit dan tetap mengesahkan gol William Gallas tersebut.

Gol yang terjadi pada babak tambahan tersebut membawa Prancis melaju ke Piala Dunia 2010. Setelah pertandingan usai, Seperti yang dikutip dari laman Wikipedia, Thierry Henry mendekati pemain bertahan Irlandia Richard Dunne dan mengakui bahwa dia memang handball.

Pada sesi wawancara usai pun Thierry Henry mengakui kepada wartawan kalau dia menyentuh bola dengan tangan tetapi dia tidak bisa berbuat banyak karena dia bukanlah wasit.

Setelah melakukan banding kepada FIFA, Irlandia akhirnya ditetapkan sebagai tim luar biasa yang masuk menjadi negara nomor 33 berhak melaju ke Piala Dunia 2010 bersama 32 negara lainnya.

Besarnya tekanan dari publik sepakbola dunia membuat Thierry Henry memutuskan untuk mengakhiri karir internasionalnya bersama Prancis.

Tekanan publik tidak hanya dirasakan Thierry Henry, Wasit pertandingan Martin Hansson yang memimpin jalannya pertandingan antara Prancis vs Irlandia juga memutuskan untuk mengakhiri karir sebagai wasit.

3Ahh Jung-Hwan Golden Goal

Golden Goal merupakan sebuah sistem di dunia sepakbola dimana diberikannya babak tambahan selama 30 menit kepada pertandingan yang memiliki skor yang sama selama 90 menit berlangsung.

Pada babak tambahan tersebut, tim yang kebobolan bakal otomatis dianggap kalah. Biasanya sistem ini dipakai pada pertandingan dengan sistem gugur. Sistem tersebutlah yang membantu tim sepakbola Korea Selatan untuk pertama kalinya melaju kebabak semifinal Piala Dunia 2002 setelah mengalahkan Italia.

Gol hasil sundulan Ahh Jung-Hwan ke gawang Buffon pada babak tambahan tersebut di sahkan wasit dan menjadikannya pahlawan publik Korea Selatan karena berhasil melaju ke semifinal sebagai tuan rumah dan satu-satunya negara Asia yang pernah mencapai babak semifinal.

Baca Ini Juga:
  8 Film Terlaris Sepanjang Masa

Berhentinya perjuangan Italia juga membawa dampak buruk bagi karir internasional Ahh Jung-Hwan. Ahh Jung-Hwan yang kala itu berseragam Perugia, sebuah klub yang bermarkas di Italia memecat sepihak Ahh Jung-Hwan.

Melihat kontroversi setelah kejadian tersebut, FIFA akhirnya memutuskan untuk menghapus Sistem Golden Goal pada tahun 2003 dan diganti dengan babak tambahan 2 x 15 menit dan diikuti dengan adu pinalti.

2M’Baye Niang Injury Goal

Gol Kontroversi di Piala Dunia berikutnya terjadi ketika Sinegal harus berhadapan dengan Polandia di pertandingan Grup H Piala Dunia FIFA 2018. M’Baye Niang pada saat itu sedang berada diluar lapangan pertandingan karena cedera.

Saat pertandingan kembali berlangsung, M’Baye Niang melambaikan tangan kepada wasit meminta izin untuk masuk kembali ke lapangan pertandingan.

Pada saat itu pemain tengah Polandia menendang bola lambung ke arah pemain belakang Polandia. Grzegorz Krychowiak yang mengejar bola tampak kebingungan melihat datangnya M’Baye Niang.

Sontekan kaki Niang melewati kejaran Grzegorz Krychowiak dan hadangan kipar Polandia Wojciech Szczesny. M’Baye Niang yang berlari tidak dapat dikejar lagi oleh pemain belakang Polandia hingga menendang bola ke arah gawang dan gol.

Gol tersebut mungkin salah satu gol paling kontroversial di gelaran Piala Dunia FIFA 2018.

1Diego Maradona Goal of the Century

Gol kontroversi di Piala Dunia terakhir adalah Goal of Century dari Diego Maradona. Gol ini merupakan gol kedua yang terjadi berselang empat menit setelah Maradona mengeluarkan gol tangan Tuhan sekaligus membawa Argentina melaju ke babak semifinal Piala Dunia 1986.

Termasuk kipar, setidaknya Diego Maradona melewati 5 pemain Inggris dari sebelum garis tengah lapangan pertandingan. Bola yang sama sekali tidak lepas dari kakinya tersebut dibawa hingga kotak pinalti dan mengelabui gerakan dari kipar Inggris hingga menendang bola kearah gawang dan gol.

Aksi luar biasa dari Diego Maradona yang melaju dari tengah lapangan hingga membuahkan gol tersebut hingga kini dikenang sebagai Goal of Century. Demikian informasi 8 gol kontroversi di Piala Dunia versi Wikiwindu.