8 Tokoh Kemerdekaan dan Pendiri Negara Indonesia

18
8 Tokoh Kemerdekaan dan Pendiri Negara Indonesia
Ilustrasi: Jii Libranto (Doc. Wikiwindu.com)

8IR Soekarno

dikenal sebagai Bapak Proklamasi, IR Soekarno juga merupakan Presiden pertama republik indonesia yang memimpin mulai tahun 1945 sampai 1966, IR Soekarno memainkan peran yang sangat penting memerdekakan bangsa indonesia dari penjajahan belanda yang pada puncaknya adalah proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945

setelah memproklamirkan kemerdekaan indonesia maka dimulailah di semua lini proses setahap demi setahap melengkapi kemerdekaan yang telah di proklamirkan.

7Mohammad hatta

putra kelahiran sumatera barat ini dikenal sebagai pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama dan serta mohammad hatta juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dalam Kabinet Hatta I, Hatta II, dan RIS

mohammad hatta menjalani peran sebagai wakil presiden selama 11 tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri dan melajutkan perjuangan dengan menulis buku dan hal hal lainnya, sampai hari ini mohammad hatta dikenal sebagai bapak koperasi .

6Soepomo

Soepomo adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Soepomo dikenal sebagai arsitek Undang-undang Dasar 1945, bersama dengan Muhammad Yamin dan Ir. Soekarno.

Hampir tidak ada biografi tentang Soepomo, kecuali satu yang dikerjakan Soegito (1977) berdasarkan proyek Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Soepomo meninggal dalam usia muda akibat serangan jantung di Jakarta pada 12 September 1958 dan dimakamkan di Solo.

5Mohammad yamin

Mohammad Yamin adalah sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang telah dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia yang lahir di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat pada 24 Agustus 1903 dan meninggal di Jakarta pada 17 Oktober 1962 pada umur 59 tahun.

Baca Ini Juga:
  Keputusan Wasit dan 8 Gol Bersejarah Penuh Kontroversi di Event Piala Dunia FIFA

Ia merupakan salah satu perintis puisi modern Indonesia dan pelopor Sumpah Pemuda sekaligus “pencipta imaji keindonesiaan” yang mempengaruhi sejarah persatuan Indonesia.

4Sayuti melik

Sayuti Melik dicatat dalam sejarah Indonesia sebagai pengetik naskah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Dia adalah suami dari Soerastri Karma Trimurti, seorang wartawati dan aktivis perempuan di zaman pergerakan dan zaman setelah kemerdekaan.

Sayuti Melik termasuk dalam kelompok Menteng 31, yang berperan dalam penculikan Sukarno dan Hatta pada tanggal 16 Agustus 1945 (Peristiwa Rengasdengklok). Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana, bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, membawa Soekarno dan Hatta, ke Rengasdengklok.

3Laksamada maeda

Laksamana Maeda adalah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di Hindia Belanda pada masa Perang Pasifik. Selama pendudukan Indonesia di bawah Jepang, ia menjabat sebagai Kepala Penghubung Angkatan Laut dan Angkatan Darat Tentara Kekaisaran Jepang.

Laksamana Muda Maeda memiliki peran yang cukup penting dalam kemerdekaan Indonesia dengah mempersilakan kediamannya yang berada di Jl. Imam Bonjol, No.1, Jakarta Pusat sebagai tempat penyusunan naskah proklamasi oleh Soekarno, Mohammad Hatta dan Achmad Soebardjo, ditambah sang juru ketik Sayuti Melik.

Baca Ini Juga:
  8 Provinsi Terbesar Di Indonesia Menurut Luas Wilayahnya, DKI Jakarta Urutan Berapa?

Selain itu, dia juga bersedia menjamin keamanan bagi mereka. Kini, bekas kediamannya itu menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi.

2Fatmawati

Fatmawati dikenal akan jasanya dalam menjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih yang turut dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945

Fatmawati yang bernama asli Fatimah (lahir di Bengkulu, 5 Februari 1923 – meninggal di Kuala Lumpur, Malaysia, 14 Mei 1980 pada umur 57 tahun) adalah istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno. Ia menjadi Ibu Negara Indonesia pertama dari tahun 1945 hingga tahun 1967 dan merupakan istri ke-3 dari Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.

1Radjiman wedyodiningrat

Radjiman Wedyodiningrat adalah seorang dokter yang juga merupakan salah satu tokoh pendiri Republik Indonesia. Beliau adalah satu-satunya orang yang terlibat secara akif dalam kancah perjuangan bangsa yang dimulai dari munculnya Boedi Utomo sampai pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKl)

Pada sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945, ia mengajukan pertanyaan “apa dasar negara Indonesia jika kelak merdeka?” Pertanyaan ini dijawab oleh Bung Karno dengan Pancasila. Jawaban dan uraian Bung Karno tentang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia ini kemudian ditulis oleh Radjiman selaku ketua BPUPKI .

Baca Ini Juga:
  8 Selebriti Terkenal Yang Pernah Bekerja Di McDonald

Dalam sebuah pengantar penerbitan buku Pancasila yang pertama tahun 1948 di Desa Dirgo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Terbongkarnya dokumen yang berada di Desa Dirgo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi ini menjadi temuan baru dalam sejarah Indonesia yang memaparkan kembali fakta bahwa Soekarno adalah Bapak Bangsa pencetus Pancasila.

Konklusi

jika dirunut akan data data sejarah maka anama nama diatas adalah sebagian dari pejuang pejuang yang berperan dalam mendirikan negara Republik indonesia

maka sudah seyogyanya generasi muda jangan pernah melupakan jasa jasa para pendahulu sehingga mampu untuk maksimal mengisi kemerdekaan dengan kreativitas dan karya , dan dari besarnya perjuangan yang ada maka NKRI adalah harga mati untuk tetap dipertahankan
semoga jasa para pendahulu kita di terima di sisi yang maha kuasa dan diberi tempat terbaik.